Beranda » Dunia Politik » Menelaah Konsep Revolusi Mental..

Menelaah Konsep Revolusi Mental..

Ketika membaca sebuah artikel yangg telah ditulis oleh capres dari PDIP yaitu Joko widodo yang dimuat harian Kompas nasional sabtu, 10 Mei 2014 tentang “Revolusi Mental”.

http://nasional.kompas.com/read/2014/05/10/1603015/Revolusi.Mental

Inti pokok permasalahan munculnya konsep Revolusi Mental berlatar belakang sebagai berikut:
– perekonomian indonesia secara dinamis meningkat atau membaik tetapi kegalauan masyarakat masih dirasakan;
– dalam era reformasi hanya terlihat perubahan pada institusi saja. oleh karena itu, perubahan bukan hanya di institusi tetapi menyetuh perubahan manusianya yg menjalankan sistem institusi tersebut;

Revolusi Mental

Saat ini cendrung menerapkan prinsip-prinsip paham liberalisme yang jelas tidak sesuai dan kontradiktif dengan nilai, budaya, dan karakter bangsa Indonesia. dengan mencanangkan revolusi mental menciptakan paradigma, budaya politik, dan pendekatan nation building baru yang lebih manusiawi, sesuai dengan budaya Nusantara, bersahaja, dan berkesinambungan.

Karena semua kesalapahaman dalam membangun bangsa ini dikarenakan praktek-praktek yang buruk dizaman order baru.

Dalam memakai konsep Revolusi Mental kita bisa menggunakan Trisakti yang pernah diutarakan Bung Karno dalam pidatonya tahun 1963 dengan tiga pilarnya, ”Indonesia yang berdaulat secara politik”, ”Indonesia yang mandiri secara ekonomi”, dan ”Indonesia yang berkepribadian secara sosial-budaya”.

Kita harus menciptakan sebuah sistem politik yang akuntabel, bersih dari praktik korupsi dan tindakan intimidasi.

Masalah pertahanan, ekonomi, dan kebudayaan. Jadi apa yang dipaparkan diatas adalah sebuah konsep menuju Revolusi Mental dng merubah spritual.

Teknis merealisasikan Revolusi Mental ini dilaksanakan dari tingkat kecil yaitu keluarga sampai tingkat besar yaitu Nasional. Itulah memaparan Revolusi Mental yang disusun oleh joko widodo dalam artikelnya.

~Kritikan Kecil terhadap Revolusi Mental~

Setelah ditelaah dan dianalisis sedikit demi sedikit oleh saya bahwa substansi konsep Revolusi Mental masih belum bisa menyentuh perubahan dalam membangun karakter bangsa. Persoalnya pencetus konsep Revolusi Mental ini lupa dengan keadaan sekarang pasca joko widodo telah menjadi konsumsi publik. Kita Langsung saja kepembahasan mengenai artikel Konsep Revolusi mental.

kenapa harus ada revolusi?

Revolusi adalah perubahan yang secara drastis dalam waktu yang singkat atau lama berdampak pada masyarakat. Biasanya revolusi ini dipakai dalam kancah politik karena merubah tatanan kehidupan bernegara maupun sosial dari paradigma lama ke yang baru. Akan tetapi dalam sejarah revolusi ini lebih cendrung perubahan secara singkat. Demikian penafsiran singkat tentang makna dari Revolusi.

Apakah benar bangsa ini perlu di revolusi mental khususnya masyarakat yang terasa galau, dengan merubah pola pikirnya.

Saya pikir Kegalauan masyrakat ini perlu diteliti secara komprehensip, jangan hanya karena latar belakang persoalan tersebut sebatas mistrust in institutional yang tidak becus dalam mengelolah. Maka terjadilah protes-protes bermunculan. Komponen masyarakat indonesia mempunyai keanekaragaman dari pemahaman, perilaku, dan interaksi sosial. Kadang ada masyarakat yang menhormati pada jalannya roda pemimpin negara dan ada yang selalu kritis terhadap jalannya roda pemimpin negara. Jadi Konsep Revolusi Mental ini perlu di evaluasi lagi, khususnya berkaitan dengan masyarakat dan negara. Intinya belum ada mekanisme cara mengatasi kegalauan masyarakat dalam konsep Revolusi Mental. Lain dengan konsep keislaman, ketika keresahan jiwa melanda maka solusinya mendekatkan kepada Allah Subhana wa ta’alla dengan cara berdzikir, itu contoh kecil dalam mengatasi kegelisahan jiwa

~Korelasi antara konsep dengan realita~

Kebobrokan institusi negara karena pelaku yang menjalankan sistemnya telah melakukan penyimpangan dalam mengelolah keuangan negara. Oleh karena itu, Perubahan bukan hanya pada institusi saja akan tetapi yang menjalankan sistemnya harus ikut di rubah. Apakah realisasi cara merubah yang ditunjukan oleh joko widodo (jabatan gubernur) tanpa disadari dengan mekanisme seperti yang terjadi pada pemecatan kepala Sekolah SD makasar jakarta timur atau selalu mendukung statement Pemecatan dari perkataan wakil gubernur terhadap pegawai yang melanggar hukum kecil maupun besar. Kalau kasusnya besar no problem, tapi kalau kasus kecil seperti tidak disiplin kerja sampai kasus pemecatan kepala sekolah. Apakah ini yang dilakukan oleh pencetus bahwa Revolusi Mental diatasi dengan tindakan Pemecatan. Menduga persoalan birokrat yang melakukan pengelolahan keuangan yang buruk. Apa solusinya dengan pemecatan massal, ini juga bisa disebut sebuah revolusi. Tetapi itu tidak effektif. Kenapa? Karena bisa mengganggu stabilitas roda pemerintahan. Tidak semua yang menjalankan institusi atau birokrasi itu buruk. Yang penting peran KPK lebih diperhatikan dari Fungsi dan kewenangannya.

Tentang kebudayaan. Singkat saja bahwa konsep Revolusi Mental memenuhi unsur menjaga peradaban budaya yang tidak sesuai dengan leluhur nusantara. Revolusi Mental ini bisa menjadi mental (balik arah), ketika sang pencetus telah menikmati budaya asing dengan menonton konser Metalica. Coba pencetus renungkan tingkah lakunya dengan konsep Revolusi Mental.

Tentang penegakkan Hukum khususnya pemberantasan Korupsi. Sang pencetus lupa atau tidak mengetahui bahwa tingkat korupsi yang di lakukan Kader PDIP adalah peringkat pertama berdasarkan sumber Indeks korupsi yang dirilis oleh ICW periode 2002-2014. Jadi bagaimana mekanisme pemberantasan korupsi dengan revolusi mental sedangkan partai pengusung belum di bina dengan konsep Revolusi Mental. Apalagi gagasan Revolusi Mental ini timbul setelah caleg yang lolos telah mengeluarkan biaya besar-besaran.

Tentang Pertahanan nasional. Pencentus Revolusi Mental selalu mengadopsi pemikiran-pemikiran Bung Karno. Era bung karno Anggaran terbesar dialokasikan pada TNI. Sedangkan peraturan perUUan sekarang alokasi anggaran yang besar berada di bidang pendidikan. Arus Revolusi Mental ke bidang pertahanan seperti apa? Apakah disamakan dengan kegalauan masyarakat.

Joko widodo menanggap konsepnya Revolusi Mental dapat dijalankan dengan konsep trisakti yang pernah dipidatokan oleh Bung Karno. Bahkan konsep Revolusi Mental ini bisa diaplikatifkan berdampingan dengan konsep-kansep bung Karno. Sangat disayangkan bahwa program kerja calon presiden terlalu fanatik dengan konsep bung karno, apakah nantinya juga Nasakom disisipkan dalam konsep Revolusi Mental. Jadi Buatlah konsep dan karya hasil sendiri yang bisa menggebrakan dan membangun karakter bangsa ini. Karakter building bukan hanya terdapat dalam konsep revolusi mental saja, islam juga bisa dikatakan sebagai konsep karakter buiding untuk masyarakat indonesia. Disitulah terukur dan teruji seorang pemimpin dalam mengelolah bangsa ini.

Kesimpulannya konsep Revolusi Mental membingungkan dan substansinya masih mentah. Saya rasa konsep ini dibuat atas sepintas pikiran saja atau bisa dibilang ide yang datang dengan tiba-tiba. Belajarlah dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa suri keteladan beliau bisa mempengaruhi perubahan tata kehidupan masyarakat. Janganlah membuat suatu program kerja mengarah pada perubahaan tata kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Rakyat Indonesia sudah menerapkan tata kehidupan berbangsa dan bermasyarakat dengan dilandasi keislaman dan UUD 1945.

Saran

Kita sudah memasuki era globalisasi dengan perdagangan bebas, carilah program kerja yang ada hubungannya dengan itu. Dan juga kaitkan program kerja yang telah diamanatkan dalam UUD 1945. Bahwa rakyat indonesia menginginkan konsep yang pasti-pasti saja. Contoh menaikan pendapatan perkapita, oleh karena itu susunlah mekanisme bagaimana merealisasikan program kerja itu tepat pada sasarannya. Bukannya saya menghakimi bahwa konsep Revolusi Mental ini buruk, tetapi saya hanya melihat konsep tersebut yang mengarah pada perubahan yang ambigu (ketidakjelasan). Kalaupun Konsep Revolusi Mental ini tetep kekeh untuk direalisasikan dan beranggapan cocok untuk diterapkan jaman sekarang. Kita liat saja nanti apakah effektif atau tidak.

Sekilas motto “Menginginkan negara ini rakyatnya sejahtera itu pasti, buatlah konsep kerja yang pasti bukan yang sulit dimengerti”

Itu saja kritikan kecil dari saya atas konsep Revolusi Mental.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: